PRD Pro
/Aplikasi Manajemen Desa

Product Requirements Document

Aplikasi Manajemen Desa

6 Juni 2026·5 seksi·Public link
1

Overview

Desa-desa di Indonesia saat ini masih sangat bergantung pada proses administrasi manual — pencatatan data penduduk menggunakan buku register fisik, penerbitan surat keterangan yang membutuhkan warga untuk datang langsung ke kantor desa, serta laporan kependudukan yang dikompilasi secara manual oleh perangkat desa. Proses ini tidak hanya memakan waktu bagi warga maupun staf desa, tetapi juga rentan terhadap kehilangan data, duplikasi informasi, dan ketidaktransparanan dalam pelayanan publik.

Aplikasi Manajemen Desa hadir sebagai solusi digital terpadu yang menghubungkan tiga lapisan pengguna sekaligus: Kepala Desa dan Perangkat Desa yang membutuhkan dasbor administrasi berbasis Web Desktop, Warga dan Pendatang yang mengakses layanan melalui aplikasi Mobile, serta publik umum yang dapat melihat informasi desa tanpa perlu login. Tiga fitur inti yang menjadi prioritas di versi pertama adalah manajemen data penduduk secara digital, penerbitan surat keterangan secara digital tanpa harus hadir fisik, dan laporan serta ringkasan kependudukan yang dapat diakses secara real-time oleh Kepala Desa dan Perangkat.

Target pengguna utama aplikasi ini mencakup Kepala Desa sebagai pemegang keputusan tertinggi di tingkat desa, Perangkat Desa sebagai operator harian administrasi, serta Warga dan Pendatang sebagai penerima layanan. Alternatif yang saat ini digunakan — seperti pencatatan manual, Microsoft Excel, atau aplikasi PRODESKEL dari Kemendagri — tidak menyediakan pengalaman mobile yang memadai bagi warga, tidak mengintegrasikan penerbitan surat digital, dan tidak memberikan ringkasan data yang actionable bagi kepala desa. Aplikasi ini dirancang untuk mengisi celah tersebut dengan pendekatan yang berpusat pada kemudahan layanan publik tingkat desa.

3

Core Features

Tabel fitur utama mencakup seluruh kapabilitas inti Aplikasi Manajemen Desa untuk tiga kelompok pengguna: Admin (Kepala Desa & Perangkat), Warga/Pendatang, dan Publik.

FiturDeskripsiMVPPriority
Manajemen Data PendudukCRUD data warga & pendatang: NIK, nama, alamat, status keluarga, dan dokumen kependudukanP0
Surat Keterangan DigitalPengajuan, persetujuan, dan unduh surat keterangan (domisili, tidak mampu, usaha, dll.) secara onlineP0
Dashboard & Laporan DesaRingkasan statistik penduduk, jumlah surat terbit, dan grafik demografis untuk Kepala Desa & PerangkatP0
Autentikasi & Role ManagementLogin berbasis role (Kepala Desa, Perangkat, Warga, Pendatang) dengan hak akses berbeda per roleP0
Portal Publik DesaHalaman informasi desa (berita, pengumuman, profil desa) yang dapat diakses tanpa loginP0
Alur Persetujuan SuratWorkflow multi-tahap: Warga ajukan → Perangkat verifikasi → Kepala Desa setujui → Surat diterbitkanP0
Notifikasi Status PermohonanPush notification & in-app notif ke warga saat status permohonan surat berubah (diproses/disetujui/ditolak)P1
Manajemen Kartu KeluargaPengelompokan data warga per Kartu Keluarga (KK), tambah/hapus anggota keluargaP1
Riwayat Surat Per WargaHistori seluruh surat yang pernah diajukan dan diterbitkan untuk satu wargaP1
Ekspor LaporanEkspor data penduduk dan laporan surat ke format PDF dan Excel untuk kebutuhan arsip desaP1
Manajemen PendatangRegistrasi & pencatatan pendatang sementara/permanen dengan masa berlaku dan data asal daerahP1
Template Surat KustomAdmin dapat membuat dan mengedit template surat keterangan sesuai format resmi desaP2
Peta Persebaran PendudukVisualisasi peta interaktif lokasi tempat tinggal warga per RT/RWP2
Integrasi DukcapilSinkronisasi data penduduk dengan sistem Dinas Kependudukan dan Pencatatan SipilP2
Pengumuman & Agenda DesaModul kalender kegiatan desa yang dapat diposting admin dan dilihat publik maupun wargaP2
4

User Flow

Terdapat tiga alur utama yang menjadi inti operasional Aplikasi Manajemen Desa: alur login dan autentikasi, alur pengajuan surat keterangan digital oleh warga, dan alur verifikasi serta penerbitan surat oleh perangkat desa.


Flow 1 — Login & Autentikasi (Multi-Role)

Warga membuka aplikasi mobile, lalu memilih opsi "Masuk" dan memasukkan NIK beserta kata sandi yang telah terdaftar. Sistem memverifikasi kredensial ke database penduduk; jika NIK cocok dan akun aktif, warga diarahkan ke dashboard warga. Jika login gagal (NIK tidak ditemukan atau kata sandi salah), sistem menampilkan pesan error dan menawarkan opsi "Lupa Kata Sandi". Kepala Desa dan Perangkat Desa mengakses Web Desktop dengan email instansi dan kata sandi, setelah berhasil sistem membaca role yang ditetapkan dan mengarahkan ke panel admin dengan hak akses sesuai jabatan — Kepala Desa mendapatkan akses penuh termasuk laporan, sedangkan Perangkat hanya ke fitur operasional yang relevan (input data, proses surat).


Flow 2 — Pengajuan Surat Keterangan Digital oleh Warga

Warga yang sudah login membuka menu "Surat Keterangan" di aplikasi mobile, lalu memilih jenis surat yang dibutuhkan (contoh: Surat Keterangan Domisili, Surat Keterangan Tidak Mampu, Surat Pengantar KTP). Sistem menampilkan formulir pengajuan yang sebagian datanya sudah terisi otomatis berdasarkan profil penduduk warga tersebut di database. Warga melengkapi kolom tambahan yang diperlukan, mengunggah dokumen pendukung jika diminta (foto KTP, KK), lalu menekan tombol "Ajukan". Sistem membuat nomor tiket pengajuan, mengubah status menjadi "Menunggu Verifikasi", dan mengirimkan notifikasi push ke warga bahwa pengajuan berhasil diterima. Warga dapat memantau status pengajuan secara real-time melalui menu "Riwayat Pengajuan".


Flow 3 — Verifikasi & Penerbitan Surat oleh Perangkat Desa

Perangkat Desa menerima notifikasi masuk di Web Desktop bahwa ada pengajuan baru. Perangkat membuka daftar antrian pengajuan, memilih satu pengajuan, lalu memeriksa data pemohon dan dokumen yang dilampirkan — sistem secara otomatis menampilkan data kependudukan pemohon dari database untuk memudahkan validasi silang. Jika data valid dan lengkap, Perangkat menekan tombol "Setujui & Proses"; sistem membangkitkan dokumen surat dalam format PDF dengan nomor surat resmi, cap digital desa, dan QR Code verifikasi. Jika data tidak lengkap atau ada ketidaksesuaian, Perangkat dapat menolak pengajuan disertai catatan alasan yang akan dikirimkan sebagai notifikasi ke warga. Surat yang sudah diterbitkan langsung dapat diunduh oleh warga melalui aplikasi mobile dari menu "Riwayat Pengajuan", dan tersimpan di arsip digital desa yang dapat diakses oleh Kepala Desa melalui panel laporan.


Flow 4 — Manajemen Data Penduduk oleh Admin

Perangkat Desa membuka modul "Data Penduduk" di Web Desktop dan dapat melakukan tiga aksi utama: tambah data penduduk baru, ubah data existing, atau nonaktifkan data penduduk yang sudah meninggal/pindah domisili. Saat menambahkan penduduk baru, admin mengisi formulir lengkap mencakup NIK, nama, tanggal lahir, alamat, status keluarga, dan data KK. Sistem memvalidasi NIK agar tidak duplikat sebelum menyimpan. Perubahan data penduduk dicatat dalam log aktivitas yang dapat diaudit oleh Kepala Desa. Kepala Desa juga dapat mengakses menu "Laporan & Ringkasan" untuk melihat statistik penduduk (total penduduk, persebaran usia, jumlah KK, penduduk masuk/keluar) dalam bentuk grafik dan tabel yang dapat diekspor ke format PDF atau Excel.


Flow 5 — Akses Publik Tanpa Login (Pendatang & Masyarakat Umum)

Pengunjung tanpa akun dapat mengakses halaman publik desa melalui web atau mobile tanpa perlu login. Halaman publik menampilkan informasi profil desa, pengumuman resmi dari Kepala Desa, dan layanan informasi umum seperti persyaratan pembuatan surat. Jika pengunjung ingin mengajukan surat atau melihat status pengajuan, sistem mengarahkan mereka ke halaman login/pendaftaran. Pendatang yang belum terdaftar sebagai penduduk dapat mengisi formulir pendaftaran sementara untuk keperluan administrasi pendatang, yang kemudian diverifikasi manual oleh Perangkat Desa sebelum akun diaktifkan.

7

Entity Relationship Diagram (ERD)

Sistem Manajemen Desa memiliki 7 entitas inti yang saling berelasi: Pengguna, Penduduk, Surat, TemplateSurat, Pengajuan, Laporan, dan Desa.

Rendering diagram...

Schema Detail: Entitas Terpenting

Tabel: PENDUDUK

ColumnTypeConstraintKeterangan
iduuidPK, NOT NULLPrimary key unik per record
nikvarchar(16)UNIQUE, NOT NULLNomor Induk Kependudukan 16 digit
nama_lengkapvarchar(255)NOT NULLNama sesuai KTP
tempat_lahirvarchar(100)NOT NULLKota/kabupaten lahir
tanggal_lahirdateNOT NULLFormat YYYY-MM-DD
jenis_kelaminenumNOT NULLNilai: LAKI_LAKI, PEREMPUAN
alamattextNOT NULLAlamat domisili lengkap
status_wargaenumNOT NULLNilai: TETAP, PENDATANG, MERANTAU
desa_iduuidFK → DESA.idDesa tempat terdaftar
pengguna_iduuidFK → PENGGUNA.id, NULLABLENULL jika belum punya akun mobile

Tabel: PENGAJUAN

ColumnTypeConstraintKeterangan
iduuidPK, NOT NULLPrimary key unik per pengajuan
penduduk_iduuidFK → PENDUDUK.id, NOT NULLPemohon surat
template_surat_iduuidFK → TEMPLATE_SURAT.id, NOT NULLJenis surat yang dimohon
statusenumNOT NULLNilai: MENUNGGU, DIPROSES, SELESAI, DITOLAK
catatan_pemohontextNULLABLEKeterangan tambahan dari warga
catatan_admintextNULLABLEAlasan penolakan atau catatan proses
tanggal_ajuantimestampNOT NULL, DEFAULT NOW()Waktu pengajuan masuk
tanggal_selesaitimestampNULLABLEDiisi saat status = SELESAI
diproses_olehuuidFK → PENGGUNA.id, NULLABLEPerangkat desa yang menangani

Tabel: SURAT

ColumnTypeConstraintKeterangan
iduuidPK, NOT NULLPrimary key unik per dokumen
pengajuan_iduuidFK → PENGAJUAN.id, UNIQUE, NOT NULLSatu pengajuan hanya hasilkan satu surat
nomor_suratvarchar(100)UNIQUE, NOT NULLFormat: 474/DS-[KODE]/[BULAN]/[TAHUN]
konten_finaltextNOT NULLHTML/Markdown isi surat yang sudah dirender
qr_code_tokenvarchar(255)UNIQUE, NOT NULLToken verifikasi keaslian surat digital
tanggal_terbittimestampNOT NULLTanggal resmi penerbitan surat
ditandatangani_olehuuidFK → PENGGUNA.id, NOT NULLKepala Desa atau perangkat berwenang

Tabel: LAPORAN

ColumnTypeConstraintKeterangan
iduuidPK, NOT NULLPrimary key unik per laporan
desa_iduuidFK → DESA.id, NOT NULLLaporan milik desa mana
judulvarchar(255)NOT NULLContoh: "Laporan Kependudukan Q1 2025"
jenis_laporanenumNOT NULLNilai: KEPENDUDUKAN, SURAT_MENYURAT, DEMOGRAFIS
periode_awaldateNOT NULLAwal rentang waktu laporan
periode_akhirdateNOT NULLAkhir rentang waktu laporan
data_ringkasanjsonNOT NULLAggregat data (total penduduk, jumlah surat, dsb.)
dibuat_olehuuidFK → PENGGUNA.id, NOT NULLAdmin/perangkat yang generate laporan
created_attimestampNOT NULL, DEFAULT NOW()Waktu laporan dibuat
8

Development Phases

Tabel milestone per fase dengan estimasi timeline 16 minggu, dimulai dari minggu pertama setelah kickoff:

FasePeriodeDeliverableMilestone
FoundationWeek 1–3Setup infrastruktur, desain database, UI/UX wireframe, sistem autentikasi role-based (Kepala Desa, Perangkat, Warga, Pendatang)Auth & DB schema production-ready
Core FeaturesWeek 4–8Manajemen Data Penduduk (CRUD), modul Surat Keterangan Digital (generate, approval workflow, download PDF), portal publik tanpa loginMVP fitur utama berjalan end-to-end
Reporting & MobileWeek 9–12Dashboard laporan & ringkasan statistik desa, aplikasi mobile Warga (React Native), notifikasi status suratMobile app & laporan live di staging
Stabilisasi & LaunchWeek 13–16QA & bug fixing, UAT bersama Kepala Desa dan Perangkat Desa, optimasi performa, deployment productionGo-live versi 1.0

Rincian deliverable per fase:

FaseFitur / ModulActor TerlibatStatus Target
FoundationRole management (Admin Web & Mobile), onboarding perangkat desa, skema database pendudukKepala Desa, Dev TeamSelesai Week 3
Core FeaturesInput & edit data penduduk, pengajuan surat oleh warga, approval surat oleh perangkat, generate PDF berlogo desaPerangkat Desa, Warga, PendatangSelesai Week 8
Reporting & MobileLaporan jumlah penduduk, statistik surat terbit, grafik demografi, push notifikasi mobileKepala Desa, WargaSelesai Week 12
Stabilisasi & LaunchLoad testing, perbaikan feedback UAT, panduan penggunaan (user manual), training perangkat desaSeluruh userSelesai Week 16

Definisi Done per Fase:

FaseKriteria Selesai
FoundationSemua role berhasil login, database migration berjalan tanpa error, wireframe disetujui Kepala Desa
Core FeaturesWarga dapat mengajukan surat → Perangkat approve → PDF ter-generate tanpa error di 3 browser berbeda
Reporting & MobileDashboard menampilkan data real-time, mobile app lolos review internal, notifikasi terkirim dalam < 30 detik
Stabilisasi & LaunchZero critical bug saat UAT, response time API < 2 detik under 100 concurrent user, training perangkat selesai

Risiko dan Mitigasi per Fase:

FaseRisiko UtamaProbabilitasMitigasi
FoundationData penduduk eksisting tidak terstruktur / format beragamTinggiSediakan template import CSV standar di Week 1; validasi data sebelum migrasi
Core FeaturesAlur approval surat berubah sesuai kebutuhan desaSedangBuat approval workflow yang configurable, bukan hardcoded
Reporting & MobileAkses internet di desa tidak stabilTinggiTambahkan mode offline-first pada mobile app dengan sinkronisasi saat koneksi tersedia
Stabilisasi & LaunchPerangkat desa tidak familiar dengan sistem digitalSedangJadwalkan 2 sesi training + buat user manual bergambar berbahasa Indonesia